Asal Permintaan Baju Berkerah

Kemeja atau baju berkerah yang yang saat ini banyak digunakan desain dasarnya yaitu berasal dari ruff atau bulu-bulu yang sering digunakan di leher. Ruff berfungsi untuk melindungi serpihan tepi busana di tempat leher dari keausan.

Mengganti ruff juga lebih ekonomis dibandingkan dengan mengubah baju atau kemeja. Seperti pernyataan mode paling terkenal, orang-orang mulai berkompetisi satu sama lain menggunakan versi paling ekstrim dari ruff. Ruff pun bermetamorfosis kian besar dan yang dibentuk dari materi yang kaku, hingga menyusahkan pemakainya untuk bergerak.

Pada awal 1800-an kerah besar dan kaku makin ekstrim hingga menimbulkan bahaya sebab tajam dan melukai telingan. Bahkan hingga tamat 1902, HG Wells mengeluh bahwa kerah yang yang dibuat dari kain yang kaku menciptakan sakit leher dan meninggalkan bekas merah di bawah indera pendengaran. Konsep baju berkerah mirip buatan POLO, bekerjsama bentuk kerah yang terbalik. Pada 1929, René Lacoste membuat “kemeja tenis” dengan kerah terbalik untuk mencegah sengatan matahari pada leher.

Posting Komentar

© Suka Sejarah. All rights reserved. Developed by Jago Desain