Asal Undangan Sejarah Usg

Penggunaan Aplikasi mesin USG di dunia medis dimulai di saat insan mulai mengukur jarak memakai gelombang bunyi bawah air. SONAR bahu-membahu singkatan dari Sound Navigation and Ranging (Navigasi Suara dan Jangkauan). Sonar Medis juga dianggap selaku scanner USG. Pada tahun 1826, Dr Jean-Daniel Colladon dari Swiss sukses memakai sebuah lonceng bawah air untuk mengetahui kecepatan bunyi di Danau Jenewa. Selama final tahun 1800-an, fisikawan mulai mengidentifikasi fisik mendasar dari gelombang bunyi, refraksi, propagasi dan transmisi. Lord Rayleigh dari Inggris, menerbitkan "The Theory of Sound" (Teori Suara) pada tahun 1877. Lazzaro Spallanzani dari Italia dianggap berjasa alasannya adalah memperoleh USG pada tahun 1794 sewaktu ia memberikan bagaimana kelelawar secara akurat mampu terbang dalam gelap menggunakan echo refleksi dari bunyi tak terdengar di frekuensi tinggi. Francis Galton menciptakan getaran suara frekuensi sungguh tinggi pada tahun 1876, yang dapat didengar indera pendengaran insan, lewat Whistle Galton. Pada tahun 1880, Pierre Curie dan Jacques Curie dari Perancis memperoleh imbas piezo-listrik. Mereka mendapatkan bahwa USG bisa menghasilkan dan diterima dalam frekuensi megahertz. Sistem deteksi sonar pertama kali diciptakan untuk eksplorasi bawah air dan navigasi. Penemuan dioda dan trioda di tahun 1900-an juga mendorong kemajuan USG. Paul Langevin dan Constantin Chilowsky dari Perancis membuatkan sebuah perangkat suara-echo frekuensi tinggi yang dihasilkan oleh USG. Lahirlah hidrofon, dengan memakai transduser dan memakai kristal kuarsa yang didapatkan oleh Curie bersaudara. Dr Ian Donald menyarankan biar sonar mampu digunakan untuk diagnosis medis. Praktik ini dimulai sehabis USG digunakan secara terbatas sehabis Perang Dunia II. Pada tanggal 21 Juli 1955, beliau mulai bekerja pada eksperimen yang melibatkan detektor logam cacat ultrasonik industri. USG kemudian dinikmati sungguh memiliki kegunaan dalam mendeteksi dan membedakan fibroid, Glossary Link tumor perut dan Glossary Link kista. Dr Karl Theodore Dussik dari Austria menyelidiki USG transmisi di Glossary Link otak pada tahun 1942 dan menerbitkan beberapa karya ultrasonik medis. Dr Ian Donald bareng rekan lain dari Glasgow sudah berjasa melaksanakan banyak hal dalam pengembangan aplikasi dan teknologi gampang. Karya-karya mereka sudah menyebabkan penggunaan teknologi yang lebih luas dalam praktik medis ini. Lebih banyak lagi tersedia sistem yang lebih komersial, seperti gambar greyscale dan bistable. Glossary Link Doppler USG juga dikembangkan dengan mengkombinasikan pindai Duplex dan pindai berwarna. Bahkan kini anutan darah lewat pembuluh badan bisa dilihat. Pencitraan 3D dan 4D juga kini tersedia, yang dimuali dengan penciptaan microchip pada tahun 1970. Ada berbagai macam USG yang tersedia pada di saat ini, yang penggunaan masing-masing USG tergantung pada keadaan pasien dan organ badan yang perlu diperiksa. Semua relatif kondusif, nyaman dan terjangkau untuk digunakan. Semuanya juga mempunyai risiko yang sangat rendah dan tidak memerlukan antisipasi apapun oleh pasien. Prosedurnya juga non-invasif dan tidak menimbulkan rasa sakit, sehingga seseorang bisa secepatnya melanjutkan kegiatan masuk nalar sehabis pengujian. Ada kemungkinan diharapkan lebih dari satu kali pemindaian, tergantung pada kejelasan gambar. Diambil dari http://doktermu.com/Ultrasonografi-USG/sejarah-mesin-usg.html

Posting Komentar

© Suka Sejarah. All rights reserved. Developed by Jago Desain