Urbain Le Verrier - Penemu Planet Neptunus

 adalah seorang matematikawan Perancis yang berkecimpung dalam mekanika benda langit dan d Urbain Le Verrier - Penemu Planet Neptunus
Urbain Jean Joseph Le Verrier (pengucapan bahasa Perancis: [yʁbɛ̃ ʒɑ̃ ʒɔzɛf lə vɛʁje]; lahir di Saint-Lô, Perancis, 11 Maret 1811 – meninggal di Paris, Perancis, 23 September 1877 pada umur 66 tahun) yakni seorang matematikawan Perancis yang berkecimpung dalam mekanika benda langit dan dikenali luas alasannya ialah ambil potongan dalam penemuan planet Neptunus.

Le Verrier memiliki seorang istri dan anak. Ia meninggal dunia di Paris, Perancis dan dimakamkan di Cimetière Montparnasse. Sebuah globe langit besar yang dibentuk dari watu dibangun di atas makamnya. Ia akan terus diingat lewat frasa Arago: "pria yang memperoleh planet dengan ujung penanya."


Pеnеmuаn Nерtunuѕ

Planet Neptunus secara matematika diprediksi sebelum planet tersebut secara langsung diobservasi. Dengan suatu prediksi bikinan Urbain Le Verrier, pengamatan-pengamatan teleskoptik mengkonfirmasikan eksistensi suatu planet utama yang dibentuk pada malam 23-24 September 1846, di Observatorium Berlin, oleh astronom Johann Gottfried Galle (dibantu oleh Heinrich Louis d'Arrest), yang melakukan pekerjaan dari kalkulasi Le Verrier. Peristiwa tersebut merupakan suatu momen konfirmasi sensasional pada kurun ke-19 wacana konfirmasi ilmu wawasan dan dramatis dari teori gravitasional pakar Newton. Menurut François Arago, Le Verrier sudah memperoleh sebuah planet "dengan suatu poin dari penanya".

Penemuan Neptunus disusul dengan inovasi satelit alamnya Triton oleh Wіllіаm Lаѕѕеll tepat tujuh belas hari kemudian.

Lukisan Galileo menunjukkan bahwa ia pertama menyaksikan Neptunus pada tanggal 28 Desember 1612 dan 27 Januari 1613. Pada kedua hari tersebut, Galileo salah menganggap Neptunus selaku suatu bintang tetap di ketika planet ini timbul sungguh erat—konjungsi—dengan Yupiter pada langit malam; alasannya adalah itu, ia tidak dianggap selaku penemu Neptunus.

Tahun 1845–1846, Urbain Le Verrier, berbagi penghitungannya sendiri tetapi juga mengalami kesulitan menjadikan antusiasme rekannya tersebut. Pada Juni 1846, setelah menyaksikan terbitan asumsi pertama bujur planet karya Le Verrier dan kesamaan dengan asumsi Adams, Airy membujuk Direktur Cambridge Observatory, James Challis untuk mencari planet itu. Challis dengan semangat mengamati langit sepanjang Agustus dan September.

Sementara itu, lewat surat, Le Verrier meminta astronom Observatorium Berlin, Johann Gottfried Galle untuk mencari planet ini menggunakan refraktor observatorium. Heinrich d'Arrest, seorang pelajar di observatorium ini, menginformasikan Galle bahwa mereka bisa membandingkan carta langit terkini di wilayah lokasi prediksi Le Verrier dengan kondisi langit dikala itu untuk memperoleh karakteristik perpindahan suatu planet, berbeda dengan bintang tetap. Pada sore 23 September 1846 sewaktu surat Le Verrier diterima, Neptunus didapatkan 1° dari tempat yang diprediksi Le Verrier, dan sekitar 12° dari prediksi Adams. Challis kemudian menyadari bahwa ia sudah memperhatikan planet ini dua kali pada bulan Agustus dan gagal mengidentifikasinya alasannya adalah pendekatannya yang kasual terhadap pengamatan tersebut.

 adalah seorang matematikawan Perancis yang berkecimpung dalam mekanika benda langit dan d Urbain Le Verrier - Penemu Planet NeptunusSetelah inovasi tersebut, muncul kompetisi yang lebih nasionalis antara Perancis dan Britania Raya mengenai pihak yang patut mendapat penghargaan atas penemuan planet ini. Konsensus internasional menetapkan bahwa Le Verrier dan Adams sama-sama berhak mendapat penghargaan. Sejak 1966, Dennis Rawlins mempertanyakan dapat dipercaya klaim Adams ihwal penemuan bareng dan masalah ini dievaluasi kembali oleh sejarawan dengan pengembalian dokumen bersejarah "Neptune papers" pada tahun 1998 ke Royal Observatory, Greenwich. Setelah meninjau dokumen tersebut, mereka menyatakan bahwa, "Adams tidak layak menemukan penghargaan bersama Le Verrier atas penemuan Neptunus. Penghargaan ini berhak diberikan kepada orang yang serupa-sama sukses memprediksikan lokasi planet dan meyakinkan para astronom untuk mencarinya."


Pеnаmааn

Sesaat sesudah penemuannya, Neptunus cuma disebut selaku "planet di luar Uranus" atau "planet Le Verrier". Usulan nama pertama berasal dari Galle, yang menganjurkan Yanus. Di Inggris, Challis menganjurkan Oceanus.

Dengan mengklaim hak pemberian nama temuannya, Le Verrier pribadi mengusulkan nama Neptunus untuk planet ini, sementara secara keliru menyatakan bahwa nama tersebut resmi disetujui oleh Bureau des Longitudes Perancis. Pada bulan Oktober, ia merekomendasikan agar planet ini diberi nama Le Verrier, sesuai nama dirinya, dan ia menemukan santunan setia dari Direktur Observatorium, François Arago. Usulan ini ditentang di luar Perancis. Almanak Perancis langsung memperkenalkan kembali nama Herschel untuk Uranus, sesuai nama penemunya Sir William Herschel, dan Leverrier untuk planet baru ini.

Struve menjinjing nama Neptunus kepada Akademi Ilmu Pengetahuan Saint Petersburg pada 29 Desember 1846. Neptunus kelak menjadi nama yang disetujui secara internasional. Dalam mitologi Romawi, Neptunus yakni tuhan laut, yang mampu dimengerti dari Poseidon Yunaninya. Permintaan nama mitologi sepertinya mendukung tata nama planet-planet lain, yang seluruhnya, kecuali Bumi, diberi nama sesuai mitologi Yunani dan Romawi.

Banyak bahasa di dunia dikala ini, bahkan di negara-negara yang tidak mempunyai hubungan eksklusif dengan budaya Yunani-Romawi, memakai aneka macam varian nama "Neptunus" untuk planet ini; dalam bahasa Cina, Jepang, dan Korea, nama planet ini mampu diterjemahkan secara harfiah selaku "bintang raja maritim" (海王星), lantaran Neptunus merupakan ilahi laut. 


Pеnghаrgааn
  1. Gоld Mеdаl оf thе Rоуаl Aѕtrоnоmісаl Sосіеtу – 1868 dаn 1876
  2. Nаmа kаwаh dі Bulаn dаn Mаrѕ, Cіnсіn Nерtunuѕ, dаn аѕtеrоіd 1997 Lеvеrrіеr
  3. Sаtu dаrі 72 nаmа уаng dіukіr dі Mеnаrа Eіffеl. 
(Sumbеr: іd.wіkіреdіа.оrg)

Posting Komentar

© Suka Sejarah. All rights reserved. Developed by Jago Desain