Inovasi Tujuh Exoplanet Yang Pantas Huni

Penemuan Tujuh Exoplanet Yang Layak Huni Penemuan Tujuh Exoplanet Yang Layak Huni
Glіеѕе 581, ѕаlаh ѕаtu рlаnеt еkѕtrаѕurуа 
Badan Antariksa Amerika Serikat atau NASA memberitahukan penemuan Tujuh Exoplanet baru seukuran Bumi. Tiga di antaranya layak huni bagi insan. Keberadaan Exoplanet ini tertangkap oleh Teleskop Spitzer milik Lembaga Penerbangan dan Antariksa AS (NASA). Alat tersebut berhasil meneropong keberadaan tujuh planet seukuran Bumi yang berada di luar lingkup tata surya (eksoplanet).

Exoplanet yakni planet di luar Tata Surya, pada umumnya dari planet yang sudah didapatkan tersebut yakni planet raksasa besar seperti Yupiter, bukan planet kecil yang padat dikarenakan kelemahan dalam teknologi deteksi.

Namun kali ini NASA mengungkapkan 7 Planet Luar surya tersebut mirip bumi yang layak huni. Temuan itu dibeberkan NASA dalam konferensi pers khusus di Washington, DC, yang disiarkan pribadi melalui Facebook, Kamis (23/2/2017) dini hari WIB.

Menurut NASA, lingkaran exoplanet Trappist-1 (bintang tunggal) tersebut terletak hanya 39 tahun cahaya dari Bumi. Temuan ini menjadi rekor gres untuk pembagian terstruktur mengenai jumlah temuan planet yang layak huni di luar sistem tata surya selama ini.

Ketujuh planet eksoplanet dimaksud mengorbit sebuah bintang kurcaci merah yang disebut selaku Trappist-1, abreviasi dari Transiting Planets and Planetesimal Small Telescope, nama teleskop observatorium di Cile yang ikut berkontribusi dalam inovasi.

Tiga di antara ketujuh eksoplanet mirip Bumi itu memiliki orbit dalam zona layak huni sehingga kemungkinan memiliki air dalam bentuk cair, salah satu komponen paling penting dalam menyokong kehidupan.

Menurut NASA, penemuan ini merupakan Rekor gres, inovasi ini mampu menjadi bagian penting dalam teka-teki untuk memperoleh lingkungan patut huni, kawasan-wilayah yang kondusif untuk kehidupan. Untuk pertama kalinya di zona patut huni merupakan langkah hebat maju untuk menuju tujuan itu.

Para ilmuwan NASA mengatakan bahwa keberadaan air belum dikonfirmasi pada salah satu planet yang gres didapatkan. Namun, NASA mengklaim tiga dari tujuh planet gres tersebut layak huni.

Bintang Trappist-1 sendiri berjarak "cuma" 40 tahun cahaya atau sekitar 378 triliun kilometer dari Bumi sehingga relatif akrab dibanding bintang-bintang lain dalam galaksi Bima Sakti.

Tiga dari tujuh eksoplanet yang bersangkutan mengorbit dalam jarak terlalu bersahabat dengan bintang sehingga kemungkinan terlalu panas untuk bisa mempunyai air. Sementara itu, planet ketujuh terlalu jauh sehingga air bisa membeku.

Temperatur planet keempat, kelima, dan keenam diperkirakan ideal untuk kehidupan. Kalau ketiganya turut memiliki atmosfer serupa Bumi, maka bisa jadi di permukaannya terdapat lautan, danau, dan sungai yang dimengerti sebagai tempat bermulanya kehidupan.


Exорlаnеt аdа dі Gооglе Dооdlе

Penemuan Tujuh Exoplanet Yang Layak Huni Penemuan Tujuh Exoplanet Yang Layak Huni
Google merayakan penemuan Exoplanet dengan menciptakan Doodle berbentukanimasi, hari ini, Kamis (23/2/2017). Di dalamnya, karikatur Bumi digambarkan sedang mengintip angkasa lewat sebuah teropong sambil ditemani bulan.

Keduanya kagetdan bangga, seolah menerima mitra lama, dikala tujuh eksoplanet gres tiba-datang timbul dalam bidang pandang teleskop dan melambai.


Sumbеr:

Posting Komentar

© Suka Sejarah. All rights reserved. Developed by Jago Desain