Kisah Dr. Christiaan Barnard - Hebat Transplantasi Jantung

Transplantasi jantung merupakan sebuah tindakan pembedahan jantung dengan mengganti jantung yang tidak sehat dari kandidat akseptor donor dengan jantung yang sehat dari pendonor. Transplantasi jantung dilakukan terhadap pasien anak atau cerdik balig cukup akal yang memiliki keadaan penyakit gagal jantung berat.

Seorang dokter asal Afrika Selatan, Christiaan Barnard, melaksanakan transplantasi jantung insan untuk pertama kalinya. Pasiennya yakni seorang laki-laki berusia 53 tahun. Meski lalu meninggal dunia final komplikasi 18 hari lalu, transplantasi itu dianggap berhasil.

Operasi transplantasi jantung insan yang pertama dilaksanakan pada 3 Desember 1967.


Bіоgrаfі Chrіѕtіааn Bаrnаrd

Christiaan Neethling Barnard (lahir di Beaufort, Western Cape, Afrika Selatan, 8 November 1922 – meninggal di Paphos, Distrik Paphos, Siprus, 2 September 2001 pada umur 78 tahun) yaitu seorang ahli bedah jantung dari Afrika Selatan. Ia mulai dikenali di seluruh dunia sejak berhasil melaksanakan operasi transplantasi jantung pertama di dunia yang berhasil dari insan ke insan.


Kеhіduраn реrmulааn

Transplantasi jantung adalah suatu tindakan pembedahan jantung dengan mengganti jantung ya Kisah dr. Christiaan Barnard - Ahli Transplantasi JantungBarnard dilahirkan dan dibesarkan di Beaufort Barat, Afrika Selatan. Ia merupakan putera dari pengurus gereja. Satu dari kerabat laki-lakinya meninggal lantaran masalah pada jantungnya sewaktu masih balita. Hal inilah yang memengaruhi keluarga Barnard dan ambisi karier Christiaan.

Barnard berguru ilmu kedokteran di Universitas Cape Town, dan melaksanakan masa kepaniteraan dan residen di Rumah Sakit Groote Schuur di Cape Town. Ia menjadi dokter lazim di Ceres, suatu kota di provinsi Western Cape.

Pada 1951, ia kembali ke Cape Town dan melakukan pekerjaan di dua rumah sakit. Sambil melaksanakan pekerjaan , ia mengambil pendidikan magister dan lulus pada 1953 dari Universitas Cape Town. Ia lalu mendapatkan gelar doktor kedokteran pada universitas yang sama dengan disertasi "Perawatan tuberkulosis meningitis".

Sebagai residen bedah pada Rumah Sakit Groote Schuur pada tahun 1953 hingga 1956, Barnard pertama kali memberikan kelainan cacat lahir atresia intestinal yang dikarenakan ketidakcukupan darah pada janin ketika di kandungan.

Sejak 1956, ia mencar ilmu ilmu bedah di Universitas Minnesota. Ketika di Minneapolis, ia kemudian mempelajari lebih dalam bedah kardiothorax (bedah jantung dan dada). Di sini ia berjumpa Norman Shumway, yang banyak menolong riset untuk transplantasi jantung insan pertama.

Pada 1958, ia ditunjuk menjadi andal bedah kardiothorax di Rumah Sakit Groote Schuur.

Ia melaksanakan eksperimen dalam beberapa tahun dengan memakai transplantasi jantung hewan setelah ia berhasil melaksanakan transplantasi ginjal pertama yang berhasil pada 1953. Ia melaksanakan transplantasi ginjal pertama di Afrika Selatan pada 1959. Selain pengamatan, ia juga mengajar di Universitas Cape Town.


Trаnѕрlаntаѕі jаntung

Operasi transplantasi jantung manusia yang pertama dilakukan pada 3 Desember 1967. Ia dibantu oleh saudaranya, Marius Barnard. Operasi tersebut berlangsung selama sembilan jam dan melibatkan suatu tim yang beranggotakan tigapuluh orang. Pasien transplantasi, Louis Washkansky, 55 tahun, menderita kencing bagus dan penyakit jantung. Donor jantung berasal dari seorang wanita muda, Denise Darvall, yang tewas karena kecelakaan kemudian lintas. Washkansky bertahan hidup semenjak operasi, dan hidup selama delapan belas hari. Keadaannya kian buruk karena pneumonia yang disebabkan obat supresif-immuno yang digunakannya.

Barnard melanjutkan transplantasi jantung. Sebuah operasi dijalankan pada 2 Januari 1968 pada pasien Philip Blaiberg dan berhasil bertahan hidup selama 19 bulan. Pada 1969 dilakukan transplantasi jantung pada Nyonya Dorothy Fisher dan sukses bertahan hidup selama 24 bulan.


Kеhіduраn рrіbаdі

Perkawinan pertama Barnald bareng Aletta Louw, seorang perawat, yang dinikahinya pada 1948 sewaktu praktik di Ceres. Pada 1969, mereka bercerai, dan pada 1970 ia menikah lagi dengan Barabara Zoellner.

Barnard bercerai dengan Zoellner pada 1982, dan menikah untuk ketiga kalinya pada 1988 dengan Karin Setzkorn. Setzkorn diceraikannya pada 2000.

Christiaan Barnard menulis dua otobiografi yang berjudul One Life yang diterbitkan pada 1969, dan Second Life pada 1993.


Buku

Selain menulis otobiografi, Barnard juga menulis beberapa buku tergolong:
  • Thе Dоnоr
  • Yоur Hеаlthу Hеаrt
  • Thе Sесоnd Lіfе
  • Nіght Sеаѕоn
  • Thе Bеѕt Mеdісіnе
  • Arthrіtіѕ Hаndbооk: Hоw tо Lіvе Wіth Arthrіtіѕ
  • Gооd Lіfе Gооd Dеаth: A Dосtоr'ѕ Cаѕе fоr Euthаnаѕіа аnd Suісіdе
  • Sоuth Afrіса: Shаrр Dіѕѕесtіоn
  • 50 Wауѕ tо а Hеаlthу Hеаrt
  • Bоdу Mасhіnе

Posting Komentar

© Suka Sejarah. All rights reserved. Developed by Jago Desain